catatan, Traveling

Traveling Adalah Sebuah Gaya Hidup Modern

A_Traveler-Press_Image

kalau kita perhatikan, ada dua hal yang sepertinya menjadi pusat perhatian banyak kalangan saat ini. teknologi dan traveling. sepertinya kedua hal tersebut telah naik tingkat, dari yang awalnya hanya kebutuhan sekunder menjadi kebutuhan primer. lihat saja di semua media massa, baik itu cetak maupun audio visual. di surat kabar, buletin dan majalah, pasti saja ada kolom atau rubrik dengan tema  traveling ini. baik itu keindahan alam, adat dan budaya, aneka kuliner, dan seabreg pendukung lainnya. bahkan banyak sekali buku-buku dengan tema traveling yang berderet rapi di rak-rak toko buku. buku yang bisa dijadikan panduan dan kitab untuk plesiran.

begitu juga dengan di televisi. segmen berwisata ini selalu hadir tiap hari. tiap stasiun televisi sepertinya saling berlomba untuk memberikan acara traveling paling menarik, inspiratif dan menantang. dalam berbagai kemasan, penonton seperti “dipaksa” menjadikan traveling ini adalah bagian gaya hidup yang tingkat kebutuhannya sama pentingnya dengan sandang, pangan dan papan. berbagai tema dijadikan headline acaranya, walau pada intinya tema besarnya adalah traveling. ada yang menggunakan kuliner, jalan bareng artis, adventure, style sebagai kemasan acaranya.

dan sepertinya, banyak orang yang terpengaruh dengan hipnotis massal tersebut. lihat saja di bandara, stasiun kereta, terminal bis dan tempat-tempat wisata saat hari libur tiba. semuanya padat. maskapai penerbangan sibuk menambah jam terbang dan armada. kereta api pun tak ketinggalan menambahkan gerbong cadangan. begitu juga dengan tempat-tempat wisata. selalu dibanjiri pengunjung, bahkan sampai naik ratusan persen.  belum lagi faktor lain yang menambah traveling ini begitu menggoda. harga-harga promo yang ditawarkan berbagai pihak, mulai dari promo tiket pesawat, hotel, perusahaan jasa tour&travel, shoping centre, menambah hawa traveling ini semakin menggairahkan saja. belum lagi pemerintah yang kadang memberikan libur panjang (meski pengumumannya mendadak), yang membuat sebagian girang, meski banyak juga yang meradang. dan pada akhirnya, tentu saja membuat daftar penikmat traveling ini semakin panjang.

07.23.2013_Thinking-like-a-Traveler

saya kadang berpikir, apakah perilaku ini wajar saja? atau memang begitu seharusnya gaya hidup saat ini?

kalau saya boleh mengemukakan pendapat, apakah ini bentuk dari kemapanan tingkat ekonomi sebagian besar masyarakat indonesia saat ini, atau meningkatnya tingkat stress? karena bagi saya alasan dua itu cukup kuat untuk bisa dijadikan argumen kenapa kita ber-traveling. yah karena banyak duit dan atau karena stress dengan kehidupan sehari-hari sehingga membutuhkan sesuatu untuk mengurangi tingkat kestressan itu. meski memang banyak juga yang memberikan argumen, untuk lebih mencintai ciptaan tuhan lah, mengenal budaya dan keindahan alam sendiri lah, dan bla..bla..blaa..

kalau memang gaya hidup ini merupakan perwujudan kenaikan tingkat ekonomi, kenapa masih banyak orang kelaparan? masih banyak anak yang tidak sekolah? masih banyak pengemis dan gelandangan? bahkan sampai ada yang meninggal karena tidak mampu untuk berobat. apakah se egois itu manusia jaman sekarang?

Skift-Boxever-11

atau memang kebanyakan orang mengalami stress hingga butuh tempat dan suasana lain untuk membuatnya lebih tenang? apakah tidak bisa dia mendapatkan “ketenangan” itu di rumah saja?hingga tak perlu sepertinya traveling kalau hanya untuk mendapat ketenangan. kalau rumah saja tidak bisa memberikan, wah sungguh malang nian nasibnya..

so..??

selamat berplesir dan menikmati wisata anda…,

Iklan
Standar

Tinggalkan Jejak Dengan Menulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s