Bisnis

Harga Properti Yang Selalu Naik Siapa Yang Salah

ilustrasi-properti-rumah-140531-andriNaiknya harga perumahan yang tidak terkendali dan akan naiknya harga BBM akhir- akhir ini yang tidak diimbangi dengan naiknya pendapatan para pekerja,  dikhawatirkan akan muncul fenomena kejahatan baru, krisis ekonomi dan krisis moral dari kalangan menengah kebawah.

Sebagai pekerja kecil yang mengidam – idamkan sebuah rumah untuk mewujudkan sebuah keluarga kecil bahagia dan sejahtera,  rasanya semakin sulit dan semakin jauh lagi dari angan-angan.  Sejumlah media massa saat ini banyak yang menyoroti naiknya harga perumahan baik apartemen maupun rumah tapak disejumlah kota besar di Indonesia yang sudah tidak terkendali lagi harganya.

Pro dan kontra dari kenyataan ini telah membuktikan bahwa nasib buruh kecil akan semakin sulit dimasa masa mendatang karena tidak akan mungkin mampu membeli sebuah rumah.  Bayangkan saja harga tanah dan rumah yang seyogyanya hanya senilai 50 juta misalnya,  menjadi 100 juta, 200 juta bahkan lebih.  Sungguh ini sebuah fenomena baru yang sangat menarik untuk dicermati.

Kendati belum mengkhawatirkan,  ada kemungkinan yang akan terjadi adalah munculnya usaha-usaha baru yaitu kontrakan rumah petak yang lebih banyak dan lebih laku ketimbang perumahan.

Apakah tinggal dirumah kontrakan yang sempit untuk selama – lamanya menjadi harapan kita semua?  Inikah harapan untuk mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera? Andai saja uang korupsi itu dipakai untuk membuat rumah murah bagi para pekerja kecil,  mungkin akan lebih bermanfaat dan berguna bagi kesejahteraan masyarakat pada umumnya.

Lahan semakin sempit dan pertumbuhan penduduk akan semakin naik, kebutuhan akan papan pun akan terus meningkat seiring dengan laju pertumbuhan penduduk, Perumahan pun akan semakin diburu terutama mereka kalangan menengah kebawah yang membutuhkan tempat tinggal yang murah dan terjangkau,

Iklan
Standar

Tinggalkan Jejak Dengan Menulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s